AMD SYSTEM INTEL SYSTEM

Table of Contents

AMD SYSTEM INTEL SYSTEM

AMD SYSTEM INTEL SYSTEM

AMD SYSTEM INTEL SYSTEM

Motherboard MSI K9N Platinum Intel D975XBX Chipset NVIDIA nForce 570 Intel i975X Memory 2x Hyundai Electronics DDR2-SDRAM PC6400 – 1024 Mbytes 2x Hyundai Electronics DDR2-SDRAM PC6400 – 1024 Mbytes Graphic Card ECS GeForce 8800 GTS ECS GeForce 8800 GTS Hard Drive Maxtor 6E030L0 (30 GB, 7200 RPM, Ultra-ATA/133) Maxtor 6E030L0 (30 GB, 7200 RPM, Ultra-ATA/133) Optical Storage LITE-ON LTR-52246S (52x/24x/52x CD-RW) LITE-ON LTR-52246S (52x/24x/52x CD-RW) Sound Card Onboard Onboard Display LG Flatron L1953S 19” LCD Display LG Flatron L1953S 19” LCD Display Operating system Windows XP Professional Build 2600 SP2 Windows XP Professional Build 2600 SP2

Tabel Hardware Pendukung

Intel Vs AMD

kemampuan untuk melakukan benchmark. Pada versi yang kami pakai ini, ada
didalamnya fi tur yang mendukung SMP (symmetric multiprocessing), di mana
rendering bisa dilakukan dalam banyak CPU atau multicore. Fitur ini sangat berguna untuk mengukur seberapa besar kemampuan processor multicore tersebut.

WinAVI Video Converter

Software tools ini digunakan sebagai alat pengonversi fi le berformat video. Selain bekerja secara cepat, ia juga mampu menghasilkan kualitas konversi yang sangat bagus. Hampir seluruh format video bisa dikenali oleh WINAVI, antara lain AVI, MPEG1/2/4, VCD/SVCD/DVD, DivX, XVid, ASF, WMV, RM, QuickTime MOV, dan Flash SWF.

PCMark05

PCMark05 adalah software benchmark untuk mengukur performa dari PC Anda, dan mengetahui kelemahan dan kekurangan dari PC Anda tersebut. Dengan PCMark05, Anda akan mengetahui apa saja dari PC Anda yang perlu diupgrade, ataupun bisa digunakan juga sebagai petunjuk spesifi kasi PC yang ingin Anda beli. PCMark05 mengacu pada hasil tester yang dipakai dalam kalangan industri.

3Dmark06
3DMark06 adalah standar internasional untuk melakukan benchmark performa dari 3D game benchmarking. Aplikasi ini sangat dibutuhkan untuk PC user maupun gamers. 3DMark06 menggunakan advanced real-time 3D game workloads untuk mengukur performa PC dengan menggunakan DirectX 9 3D graphic test, CPU test, dan fi tur 3D test. 3DMark06 test memiliki fi tur HDR/SM3.0 graphic test, SM2.0 graphic test, AI dan physics yang mampu dijalankan pada single dan multiple cores dari sebuah processor

CPU.
Seluruh software tersebut kami nilai mampu mewakili kinerja dari masingmasing processor yang akan kami test. Sehingga kami percaya bahwa hasil yang diperoleh adalah benar-benar akurat. Klasifikasi test Dalam test tersebut kami mengklasifi kasikan performa processor tersebut menjadi 5 bagian, yaitu:

Office Productivity
Pada pengetesan ini kami melakukan 3 tahapan test. Pertama, dengan menghitung kecepatan konversi dari fi le doc (word) ke bentuk PDF, tentunya de ngan penggunakan third party tools (Foxit PDF Reader). Perlu dicatat di sini, kami menggunakan MS-Offi ce 2002. File yang kami gunakan berformat .doc dengan besar 4.73 MB, dan memiliki 158 halaman. Kedua kami melanjutkan dengan kecepatan kompresi beberapa file audio
dengan jumlah total 234 MB, dengan setting best compression. Aplikasi yang kami gunakan kali ini adalah WINRAR. Tahap yang terakhir kami melakukan kecepatan scanning terhadap drive C: yang memiliki 19172 fi les dan 1559 folders, dengan menggunakan sebuah antivirus terbaik di dunia. Siapa lagi kalau bukan PCMAV RC15.

Multithread Application Test
Untuk pengetesan dengan klasifikasi ini, kami melakukan dengan dua tahapan test. Pertama, kami menggunakan aplikasi freeware yang disebut dengan POV-Ray di mana aplikasi ini mampu melakukan rendering dengan cukup akurat, dan memberikan hasilnya dalam bentuk PPS (Pixel Per Second), dan Loading time. Kedua, kami melakukan hal yang cukup ”gila” menurut kami, yaitu dengan mencoba menjalankan beberapa aplikasi yang memerlukan cukup banyak source processor secara bersamaan. Hal ini bisa berisiko menjadikan PC menjadi frezee (hang), karena processor tidak mampu me-load aplikasi tersebut secara bersamaan. Kami menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan, yaitu: konversi fi le audio .ASF ke fi le audio .AVI dengan
menggunakan WinAVI Video Converter, konversi fi le .doc ke bentuk PDF, kompresi file sebanyak 234 MB dengan WINRAR. Ketiga aplikasi tersebut kami jalankan bersamaan, ditambah dengan kami menonton video klip konser musik dari grup band Dream Theater. Khusus untuk pengujian ini, kami hanya ingin mengetahui seberapa besar CPU load yang digunakan, dengan memanfaatkan fungsi Windows task manager.

Sumber : https://galleta.co.id/