Cara dan Bacaan Shalat Jenazah

Cara dan Bacaan Shalat Jenazah

Cara dan Bacaan Shalat Jenazah

  Bagi umat muslim, Shalat jenazah merupakan hal yang sangat penting disaat ada sanak saudara/family kita meninggal Dunia atau dipanggil Yang Maha Kuasa. Karenanya janganlah menggampangkan Seolah-olah Shalat Jenazah itu dikesampingkan dan tidak sewajib shalat fardhu, karena pada saatnya nanti apabila orangtua kita/adik/kakak kita meninggal dunia dan pada saat yang sama kita tidak paham cara pengerjaannya, mungkin kita akan SANGAT menyesal sejadi-jadinya karena dalam akhir-akhir bertemu didunia/dalam menshalati keluarga kita, kita tidak dengan sepenuh iman yang kita miliki untuk menshalatinya padahal kita bisa mempelajarinya (Naudzubillah, Mudah2an Allah SWT melindungi kita dari sifat yang demikian).
     Selain penting dalam pelaksaannya, kita juga harus tahu dan mengerti dalam mengerjakannya. Disisi lain, teman-teman muslim kita mungkin banyak yang belum hafal Rukun-rukun dari Shalat Jenazah itu sendiri. Berikut ini Rukun-Rukun Shalat Jenazah :

1. Niat
Untuk Mayat Laki-Laki :

” Ushalli ‘alaa haadzal mayyiti arba’a takbiiraatin fardlal kifayati (ma’muuman/Imaaman) lillaahi ta’aalaa. Allahu Akbar.”

Untuk Mayat Perempuan:
” Ushalli ‘alaa haadzihil mayyitati arba’a takbiiraatin fardlal kifayati (ma’muuman/Imaaman) lillaahi ta’aalaa. Allahu Akbar.”

2. Berdiri bagi orang yang mampu

3. Takbir 4x

  • Takbir pertama, membaca Takhbiratul Ikhram lalu disambung Surat Al-Fatihah
  • Takbir kedua, membaca Shalawat atas Nabi

” Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa’ala aali Muhammad kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiim wa’alaa aali Ibraahiim. Wabaarik ‘alaa Muhammad wa’alaa aali Muhammad kamaa baarakta ‘alaa Ibraahiim wa’alaa aali Ibraahiim. Fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.”

  •  Takbir ketiga, baca do’a :

“Allahummagfirlahuu warhamhuu wa’aafihii wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahuu.”
Bagi yang hafal doa sempurna silahkan.

Perhatian :
Kalau mayitnya perempuan maka semua dlamir mudzakkar (huu) harus diganti dengan dlamir mannats (haa.)

Misal :
“Allahummagfirlahuu warhamhuu wa’aafihii wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahuu”

Menjadi :
“Allahummagfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa”

  • Takbir keempat (sebelum salam), membaca do’a :

“Allahumma laa tahrimnaa ajrahuu walaa taftinnaa ba’dahuu waghfir lanaa walahuuwali ikhwaaninalladziina sabaquunaa bil-iimaani walaa taj’al fii quluubiinaa ghillallilladziina aamanuu rabbanaa innkara-uufurrahiim”.

4. Salam, mengucapkan “Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wabarakaatuh”, dengan menoleh kekanan lebih dulu kemudian menoleh ke kiri.