Location Based Service (LBS)

Location Based Service (LBS)

Location Based Service (LBS)

Mungkin Anda pernah melihat di film seseorang yang bisa memantau dan mengetahui keberadaan seseorang layar monitor. Orang yang dipantau tersebut bisa disimbolkan dalam bentuk titik atau bahkan gambar dan video asli yang bergerak. Selain itu di layar monitor juga menampilkan beberapa data lengkap seperti lokasi lengkap beserta berapa jarak titik lintang dan bujurnya, di kota mana dan di negera mana orang yang dipantau tersebut berada. Kondisi lain misalnya ketika membaca status Facebook teman Anda yang tertulis kurang lebih memberitahukan bahwa teman Anda tersebut sedang berada di lokasi tertentu. Jika kita telisik itulah sesungguhnya salah satu bentuk penerapan dari sistem dan teknologi Location Based Service (LBS) atau dalam banyak istilah disebut sebagai Layanan Berbasis Lokasi.
Jadi apakah sesungguhnya LBS itu? Ada dua definisi yang bisa dijelaskan. Definisi Pertama: LBS adalah layanan informasi yang dapat diakses menggunakan piranti mobilemelalui jaringan Internet dan seluler serta memanfaatkan kemampuan penunjuk lokasi pada piranti mobile (Virrantasu, et al, 2001). Definisi Kedua: Layanan IP nirkabel yang menggunakan informasi geografis untuk memberikan layanan informasi lokasi kepada pengguna. Beberapa layanan aplikasi yang memberikan petunjuk posisi/lokasi pirantimobile berada.
 
Apa saja yang bisa di lakukan oleh LBS ini?
Pengguna smartphone kini mulai terbiasa untuk check in ketika mereka sedang berada di suatu tempat. Entah itu hanya sekedar mem-publishnya di facebook, ataupun memberikan beberapa komentar tentang tempat yang mereka datangi. Hal ini dijadikan kebanggaan tersendiri bagi si pengguna aplikasi dan keuntungan bagi si pemilik tempat, karena bisa berpromosi secara gratis jika pelayanan yang mereka lakukan memuaskan.
Pemanfaatan tekonologi LBS dapat memberikan peluang dan kemudahan dalam bisnis untuk berpromosi, para pebisnis biasanya memanfaatkan LBS untuk pemberian hadiah untuk mereka yang kembali ke lokasi yang sama dengan menggunakan LBS, penghargaan untuk “Mayor” dengan rangkain aktivitas Loyality Program membuat konsumen berlomba – lomba untuk menjadi yang terloyal.
  • Verified checkin rewards. Pemilik tempat (toko, resto, kafe, dll) akan memberikan penghargaan berupa hadiah bagi para pengunjung yang check in di tempat mereka via aplikasi LBS. Dengan cara ini akan banyak pelanggan tertarik untuk datang dan mendapatkan hadiah cuma-cuma tersebut.
  • Social barcodes. Setiap barang yang di jual pasti memiliki barcode. Teknologi terbaru ini memudahkan konsumen untuk membandingkan harga produk di satu toko dengan toko lain. Bakodo adalah salah satu aplikasi iPhone yang dapat digunakan sebagai social barcodes. Dengan aplikasi ini, Anda dapat membandingkan harga produk di satu toko dengan toko lain, membaca review produk yang tulis oleh konsumen, dan mengetahui informasi lain yang berkaitan dengan produk. Dengan Bakodo, Anda juga bisa mendapatkan hadiah yang ditawarkan oleh salah satu toko yang bekerjasama dengan aplikasi ini. 
  • Nearby. Mencari tempat makan siang terdekat? Atau mencari penginapan terdekat ketika tidak memungkinkan bagi mereka untuk pulang kerumah? Pengguna bisa menggunakan aplikasi ini dan mereka akan menemukan solusi hebat dengan mendapatkan informasi tempat terdekat dari lokasi mereka.
  • Challenge-Based Rewards. Sebuah toko akan memberikan tantangan untuk check in ditempat mereka dengan jumlah tertentu dan memberikan hadiah bagi pelanggan yang dapat memenuhi tantangan tersebut. Dengan cara ini, konsumen akan semakin sering datang dan check in demi mendapatkan hadiah dari toko favorit mereka itu. Komponen LBS

Baca Juga :