Maba Unla Gelar Mepeling

Maba Unla Gelar Mepeling

Maba Unla Gelar Mepeling

BANDUNG – Universitas Langlangbuana (Unla) mengadakan Mépéling (memperkenalkan lingkungan kampus)

Kepada maha siswa barunya, kemarin (18/9). Dalam sambutannya rektor Universitas Langlang­buana Harry Anwar memyam­paikan ucapan selamat kepada para mahasiswa baru, atas keberhasilan seleksi dan telah diterima menjadi Mahasiswa Unla. ”Kami ucapkan juga te­rima kasih kepada para orang tua yang tetah memiiih Uni­versitas Langlangbuana seba­gai tempat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, “ kata Harry Anwar penuh bangga.

Lanjut dia, mahasiswa juga harus mempersiapkan diri untuk memasuki lingkungan baru, suasana baru,

teman baru dan dituntut untuk mela­kukan perubahan mindset agar mampu beradaptasi.

”Khususnya dalam proses belajar mengajar secara in­dividual maupun keiompok dalam menghadapi tantan­gan ke depan yang cukup berat,” pesannya kepada mahasiswa baru.

Dia berharap agar maha­siswa baru periode 2017/2018, pada masa tahap awal diwa­jibkan mengikuti kegiatan Masa Pengenaian Lingkungan Kampus di Unla yang disebut Mepeling atau dalam bahasa Sunda Peringatan. ”Kegiatan­nya wawasan kebangsaan sebagai upaya penguatan mengingatkan kembali ge­nerasi muda bahwa cara pandang / sikap bangsa In­donesia baik kedalam mau­pun keluar, mengutamakan persatuan, kesatuan dari berbagai aspek dalam penyel­enggaraan kehidupan ber­masyarakat,” terang dia.

Dengan acara Mepeling yang memperkenalkan kebangsaan diharapkan mampu mengu­bah paradigma,

menumbu­hkan keyakinan dan mening­katkan kemampuan diri, serta mampu mengatasi ber­bagai permasalahan di ke­hidupan masyarakat. ”Seba­gai salah satu anggota sivitas akademika yang unggul, pro­fesionai dan inovatif,” ucapnya.

Kegiatan Mepeling sebutnya, akan memberikan gambaran untuk memulai kehidupan baru di kampus, kebersam­aan baru, menghindarkan ego sektoral, dan melatih berorganisasi. ”Saya berharap agar memberikan konstri­busi positif maksimal dari berbagai aspek dan hindari budaya kekerasan agar ter­hindar dari rasa kebencian atau konfiik dikemudian hari. Dan bagi para dosen agar selalu memonitor ke­giatan ini untuk memberikan feedback kepada Rektor da­lam setiap perkembangannya,” tuturnya

 

Sumber :

https://egriechen.info/