Multimedia Test

Table of Contents

Multimedia Test

Multimedia Test

Multimedia test terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, kami melakukan konversi yang cukup “ringan” menurut kami, yaitu mengonversi fi le klip video berekstensi .ASF sebesar 35.7 MB men- * Lebih kecil lebih baik AMD Athlon 64 X2 3600+ 32.7s 3m 10s 12m 34s AMD Athlon 64 3200+ 29.9s 3m 42s 12m 44s 0 100 200 300 400 500 600 700 800 FOXIT (Word to PDF) WINRAR PCMAV RC15 Tabel 2. (Offi ce Productivity AMD) Intel Core 2 Extreme QX6700 12.5s 2m 32s 13m 6s

Intel Core 2 Duo T6300 16.9s 3m 10s 17m 17s Pentium 4 E 560 3.6GHz 17.7s

3m 18s 19m 6s Pentium 4 EE 3.4GHz 24.8s 3m 52s 17m 50s 0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1000 1200 FOXIT (Word to PDF) WINRAR PCMAV RC15 * Lebih kecil lebih baik Tabel 1. (Offi ce Productivity Intel)

jadi sebuah file berekstensi .AVI sebesar 72.7 MB. Sedangkan untuk tahap berikutnya adalah mengonversi 8 buah fi le klip video dengan total berjumlah 225 MB, menjadi sebuah format DVD dengan kapasitas 1.42 GB. Aplikasi yang kami gunakan untuk melakukan konversi adalah menggunakan WinAVI Video Converter 7.1. Skor yang kami hitung adalah kecepatan dari masingmasing processor dalam melakukan tugas konversi yang sama.

Sintetic Test
Tentunya Anda sudah tidak asing lagi mendengar sintetic test, karena memang sering kami singgung pada pengetesan hardware yang ada pada PC Media. Kami melakukan dua macam sintetic test, yaitu dengan menggunakan aplikasi PCMark05 dan 3Dmark06. Dari kedua aplikasi tersebut akan diketahui sampai dimanakah sebenarnya secara keseluruhan, processor yang sedang ditest tersebut mampu bekerja. Skor yang kami ambil dari test sintetic test tersebut adalah PCMark05 rating, PCMark05 CPU rating, 3Dmark06 rating, dan 3Dmark06 CPU rating.

Game Test
Tentunya tak ketinggalan untuk test yang terakhir adalah game test. Di mana kami juga menggunakan dua tahapan test yang berbeda, yaitu test menggunakan game Quake 3 yang memang memiliki kualitas 3D dan grafi s yang kurang (terbatas), dan Quake 4 yang memang memiliki kualitas 3D dan grafis yang jauh lebih lengkap. Yang kami nilai adalah kinerja dari masingmasing processor ketika sedang digunakan untuk bermain game, baik dengan game yang memiliki kemampuan 3D dan grafi s terbatas, dan game-game sekarang yang memerlukan video card dengan fi tur 3D dan grafi s lebih baik.

The Result
Hasil dari beberapa pengujian yang kami lakukan disusun dalam bentuk tabel grafi k, yang menunjukkan perbandingan kinerja yang diperoleh, baik dari jajaran processor Hasil CPU load ketika menjalankan multithread applicaton. Atas, kiri ke kanan : AMD Athlon 64 3200+, AMD Athlon 64 X2 3600+, Intel Core 2 Duo T6300. Bawah, kiri ke kanan : Intel Core 2 Extreme QX6700, Intel Pentium 4 E 3.6GHz dan Intel Pentium 4 EE 3.46GHz. 0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1000 1100 1200 1300 1400 1500 Loading Time Pixel Per Second (PPS) Tabel 3. (POV-Ray Benchmarks Intel) Intel Core 2 Extreme QX 6700 Intel Core 2 Duo T6300 Pentium 4 E 560 3.6GHz Pentium 4 EE 3.4GHz 153pps 105pps 99pps 106pps 16m 04s 23m 26s 24m 45s 23m 12s Loading Time Pixel Per Second (PPS) Tabel 4. (POV-Ray Benchmarks AMD) AMD Athlon 64 X2 3600+ AMD Athlon 64 3200+ 76pps 0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1000 1100 1200 1300 1400 1500 1600 1700 1800 1900 2000 76pps 32m 24s 32m 25s

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/