SDN Cimahpar 2 Butuh Ruang Kelas Baru

SDN Cimahpar 2 Butuh Ruang Kelas Baru

SDN Cimahpar 2 Butuh Ruang Kelas Baru

SDN Cimahpar 2, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, membutuhkan enam ruang kelas belajar baru.

Kebutuhan ini cukup penting agar kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut bisa dilaksanakan hanya pagi hari.

Kepala SDN Cimahpar 2, Oyo Caryo, mengatakan, saat ini kegiatan belajar mengajar di sekolah yang dipimpinnya memiliki 16 rombongan belajar dengan jumlah murid mencapai 500.

Sementara ruang kelas yang digunakan untuk belajar hanya ada tujuh. Sehingga pihak sekolah

membaginya menjadi dua rombongan untuk pagi dan siang hari.

“Kami punya 14 rombongan belajar, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Tapi karena kekurangan ruang belajar, terpaksa kami gilir. Jadi, kita masih kekurangan enam ruang belajar,” kata Oyo.

Jika memiliki 14 ruang belajar, maka semua murid akan masuk pagi hari. Sebetulnya pihak sekolah memiliki delapan ruangan. Namun satu ruangan digunakan untuk ruang guru dan kepala sekolah.

“Karena tidak ada ruangan lagi ya terpaksa satu ruang kelas kita pakai untuk ruang guru yang jumlahnya 16 orang

. Bersatu dengan ruangan kepala sekolah, itu pun sangat berdesakan,” ungkapnya.

Oyo menceritakan, pada 2016 dibangun lima ruang kelas di sekolahnya. Setahun kemudian, semua bangunan dipugar total dan ditambah tiga ruang kelas baru pada 2018.

Ia sempat berpikir pembangunan ruang kelas baru akan dilanjut kembali. Namun hingga saat ini belum ada informasi soal pembangunan tersebut.

“Ruang kelas belajar itu sangat kami butuhkan. Masalahnya, kalau sekolah siang, kan anak-anaknya juga sudah lelah bermain. Gurunya juga sudah lelah di rumah. Jadi sekolah siang itu kurang efektif,” terang Oyo.

Selain kekurangan ruang kelas belajar, SDN Cimahpar 2 juga kekurangan ruangan penunjang lainnya. Contohnya, seperti ruang guru, ruang kepala sekolah hingga ruang perpustakaan.

“Kalaupun ruang perpustakaan ada, itu tidak memenuhi syarat. Ruangan yang dipakai bekas rumah dinas penjaga sekolah yang kita alih fungsikan menjadi ruang perpustakaan dan ruang TU,” ujarnya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/GBVMZQN