SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN : MODEL DAN PENDUKUNG

Sistem.

DSS, GDSS, EIS, dan ES melibatkan satu istilah: sistem.

Sistem adalah kumpulan dari obyek-obyek seperti orang, resources, konsep, dan prosedur yang ditujukan untuk melakukan fungsi tertentu atau memenuhi suatu tujuan.

Koneksi antara dan interaksi diantara sub sistem disebut dengan antarmuka/interface.

Sistem terdiri dari: Input, Proses, dan Output.

Input adalah semua elemen yang masuk ke sistem. Contohnya adalah bahan baku yang masuk

ke pabrik kimia, pasien yang masuk ke rumah sakit, input data ke komputer.

Proses adalah proses transformasi elemen-elemen dari input menjadi output.

Output adalah adalah produk jadi atau hasil dari suatu proses di sistem.

Feedback adalah aliran informasi dari komponen output ke pengambil keputusan yang memperhitungkan output atau kinerja sistem. Dari informasi ini, pengambil keputusan, yang bertindak sebagai pengontrol, bisa memutuskan untuk memodifikasi input, atau proses, atau malah keduanya.

Environment/lingkungan dari sistem terdiri dari pelbagai elemen yang terletak di luar input, output,atau pun proses. Namun, mereka dapat mempengaruhi kinerja dan tujuan sistem. Bila suatu elemen memiliki hubungan dengan tujuan sistem serta pengambil keputusan secara signifikan tak mungkin memanipulasi elemen ini, maka elemen tersebut harus dimasukkan sebagai bagian dari environment. Contoh: sosial, politik, hukum, aspek fisik, dan ekonomi.

Sistem dan lingkungannya:

Sistem terbuka (Open System) sangat tergantung pada lingkungannya. Sistem ini menerima input (informasi, energi, material) dari lingkungannya dan bisa juga memberikan outputnya kembali kemlingkungan tersebut.

2 ukuran utama dari sistem adalah: efektivitas dan efisiensi.

Efektivitas adalah derajat seberapa banyak tujuan sistem tercapai. Ini mengacu pada hasil atau

output dari suatu sistem. Doing the right thing.

Efisiensi adalah ukuran penggunaan input (atau resources) untuk mencapai tujuan; sebagai

contoh, seberapa banyak

Model.

Karekteristik utama dari DSS adalah adanya kemampuan pemodelan.

Model adalah representasi sederhana atau penggambaran dari kenyataan.

Terdapat 3 jenis model:

  1. Iconic (Scale). Replika fisik dari sistem, biasanya dalam skala tertentu dari bentuk aslinya. GUI pada OOPL adalah contoh dari model ini.
  2. Analog. Tak seperti sistem yang sesungguhnya tetapi berlaku seperti itu. Lebih abstrak daripada model Iconic dan merupakan representasi simbolis dari kenyataan. Contoh: bagan organisasi, peta, bagan pasar modal, speedometer.
  3. Matematis (Kuantitatif). Kompleksitas hubungan dalam sistem organisasi tak dapat direpesentasikan dengan Iconic atau Analog, karena kalau pun bisa akan memakan waktu lama dan sulit. Analisis DSS menggunakan perhitungan numerik yang dibantu dengan model matematis atau model kuantitatif lainnya.

Baca Juga :