Soal Tawuran, Dewan Pendidikan Minta Sekolah Perkuat PPK

Soal Tawuran, Dewan Pendidikan Minta Sekolah Perkuat PPK

Soal Tawuran, Dewan Pendidikan Minta Sekolah Perkuat PPK

Aksi tawuran antar pelajar yang memakan korban luka parah

, juga disesalkan Dewan Pendidikan Kota Tangsel.

Atas kejadian itu, Dewan Pendidikan meminta kepala sekolah dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten memperkuat Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di seluruh sekolah.

Hal ini diyakini Ketua Dewan Pendidikan Kota Tangsel,

Ngatmin Al Arif dapat mengantisipasi adanya tawuran antar pelajar. Terlebih aksi tawuran itu sama sekiali tidak menguntung.

“Sudah kita beri pembinaan terhadap kepala sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap anak didiknya,” katanya saat dihubungi Kantor Berita RMOLBanten, Rabu (1/8).

Menurutnya, untuk mengantisipasi tawuran pelajar harus diperkuat dengan PPK. Agar siswa dapat diberikan pemahaman soal kekerasan dan tidak menyebarkan kebencian antar pelajar yang berujung pada tawuran.

“Kejadian ini (tawuran,red) sudah saya laporkan ke Dinas Pendidikan

Provinsi Banten. Karena kewenangannya ada di pihak provinsi,” ucapnya.

Ia pun menyesalkan peristiwa yang menyebabkan satu siswa SMK Sasmita Jaya Pamulang, Ahmad Fauzan menjadi korban. Dia ditusuk senjata tajam di bagikan wajah oleh oknum pelajar SMK Bhipuri Serpong.

“Yang pasti kami menyesalkan adanya aksi tawuran. Saya berharap ke depannya tidak lagi ada tawuran pelajar di Kota Tangsel. Karena tidak ada untungnya,” tandasnya. [

 

Baca Juga :